1 April 2012

My Stupid Boss #1 by Chaos@work

Judul Buku: My Stupid Boss #1
Penulis: Chaos@work
Penerbit: Gradien Mediatama
Tahun Terbit: 2009
Tebal: 200 halaman
ISBN: 9786028260206
Rating: 4/5


"Impossible We Do! Miracle We Try!
Bersakit-sakit di Gue, Bersenang-senang di Lo"

Kamu pernah tidak, berhadapan dengan bos super-ngeselin? Saya sih pernah. Tapi, separah-parahnya (mantan) bos saya tersebut, ternyata nggak separah kelakuan bos yang diceritakan dalam buku buku ini. My Stupid Boss adalah buku yang berisi kisah nyata sang penulis yang bernama pena Chaos@work. (Kisah-kisah tersebut sebelumnya sudah diceritakannya di blog miliknya.) Gaya bercerita sang penulis luar biasa kocak. Penulis bekerja di Malaysia, di sebuah perusahaan yang boss-nya orang Indonesia. Nah, bos sesama orang Indonesia inilah jadi bahan gosip beliau. Mau tahu kayak gimana kelakuannya? Ini deh, saya copas dari sinopsis di belakang bukunya.
Gue terharu banget Pak Boss mandang gue begitu tinggi. Dia super yakin Christopher Reeves is not the real Superman, but I am.

Boss: Saya gak mau tau! Pokoknya kapal harus jalan tanggal 15! Apapun caranya!
Gue: Cannot. Kita bukan pemilik kapal. Kapal mundur jadwalnya, kita gak bisa buat apa pun.
Boss: Saya gak mau tau!
Gue: Ok, apa boleh buat... saya pulang dulu ke rumah ambil sayap Superman, ntar saya terbangin barang kita ke Sarawak!
Boss: Kamu gak usah ngomong sinis begitu!
Gue: Saya gak sinis. Saya cari alternatip! Setau saya perusahaan kita belum beli itu kapal, jadi kita gak bisa atur jadwal. Satu-satunya cara, ya saya bawa terbang, kan?

Boss juga yakin gue bisa do miracles. Antara lain: ngatur cuaca.

Boss: Hah? Jadi kapal terlambat sampek Sandakan? Aduuuh kenapa ada cuaca buruk? Berapa lama? Gak bisa begitu dong. Apa gak bisa dicepetin badainya? Coba lain kali kamu kerja yang betul... diatur yang bener supaya kapal jangan sampek kena cuaca buruk!

Kwa-kwaaaaaaaaa...

Saat membaca buku ini, lupakan saja soal EYD. Penulis memang mengakui bahwa pada dasarnya ia bukan penulis, hanya seorang karyawan yang ingin curhat, membagi kisah-kisah apes yang dialaminya selama bekerja pada Si Stupid Boss. Meski tidak menulis dengan berpedoman pada EYD, penulis tetap mampu menyampaikan kisahnya dengan menarik dan mengundang tawa. Gaya bercerita si penulis yang hiperbolis memang mengajak pembaca untuk menertawakan nasib malang yang menimpanya. Yah… nggak malang-malang amat sih sebenarnya, karena kenyataannya dia tidak segan-segan ngelawan si bos dan mempertahankan pendapatnya selama dia yakin dirinya benar. Bahkan ia pernah melempar si bos dengan stapler. Gila nggak tuh? Hahaha.

Saya sangat terhibur membaca buku ini. Saya mengira tidak ada lagi buku yang bisa membuat saya ngakak guling-guling selain buku-bukunya Raditya Dika. Pada dasarnya, buku ini memang agak mirip dengan Kambing Jantang (buku pertama Raditya Dika): sama-sama diambil dari blog, berisi curhatan sang penulis, tulisannya sama-sama tidak berpedoman pada EYD,  dan sama-sama kocak!

Setelah membaca My Stupid Boss, saya merasa sangat beruntung karena bos saya di kantor tidak semenjengkelkan bos yang diceritakan di buku ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar